ADSENSE HERE!
Teknologi
tak dapat dipungkiri telah mengubah banyak hal dalam kehidupan manusia. Secara
bertahap, manusia diperkenalkan dengan teknologi smartphone, mobil
otonomos, hingga kecerdasan buatan.
Seluruh teknologi tersebut kini masih terus dikembangkan dan diprediksi bakal
menjadi bagian dalam kehidupan manusia di masa mendatang. Menurut laporan
terbaru dari The World Economic Forum’s Global Agenda Council on the Future of
Software & Society ternyata sejumlah teknologi diprediksi akan mencapai
puncaknya pada 2025.
Laporan
tersebut diolah dari survei yang dilakukan kepada lebih dari 800 eksekutif dan
ahli di berbagai bidang teknologi.
Kebanyakan
dari mereka diminta untuk memberikan pandangan mengenai teknologi seperti apa yang
akan menjadi umum dalam beberapa tahun ke depan.
Penasaran
seperti apa momen teknologi atau bentuk teknologi di kehidupan manusia yang
akan hadir dalam satu dekade ke depan? Berikut ini adalah daftar tujuh
pencapaian teknologi yang akan terjadi pada 2030, seperti dikutip dari
Business Insider, Senin (5/12/2016).
1. 1 triliun
sensor akan terhubung dengan internet pada 2022
Biaya sensor
diprediksi akan terus menyusut, sementara kemampuan komputasi terus bertumbuh.
Karenanya, hampir semua perangkat secara tak langsung akan turut terhubung
dengan internet. Mulai dari pakaian hingga jalanan, diprediksi bakal hadir
dengan kemampuan online.
Menurut
laporan, setidaknya ada 1 triliun sensor yang terhubung dengan internet pada
awal 2022. Hampir tiap produk fisik nantinya dapat terkoneksi dengan
infrastruktur komunikasi, dan sensor dapat membantu manusia untuk meningkatkan
kemampuan perangkat tersebut.
2. 90% populasi
akan memiliki penyimpanan data gratis dan tak terbatas pada 2018
Dalam
beberapa tahun ke depan menurut Data Center (stratacore.com), masalah mengenai
keterbatasan ruang penyimpanan dapat terselesaikan. Menurut laporan yang
dibuat, setidaknya 90 persen orang di dunia akan mendapat akses ke penyimpanan
data gratis dan tak terbatas yang didukung sepenuhnya oleh iklan.
Sebenarnya,
indikasi ini sudah terlihat dalam beberapa tahun terakhir. Sejumlah perusahaan
telah menawarkan penyimpanan data dengan biaya yang sangat murah. Salah satunya
adalah Google yang memberikan akses Google Photos dengan memori tak
terbatas.
Alasan hal
ini mungkin terjadi karena ongkos hard drive per gigabyte terus merosot.
Sementara jumlah data yang dihasilkan terus bertambah. Laporan terbaru
menyebutkan 90 persen data yang ada saat ini ternyata hanya dibuat dalam kurun
waktu dua tahun terakhir.
3. 80% manusia di dunia akan memiliki identitas digital secara online
pada 2023
Kehadiran
internet yang makin meluas dipastikan akan berbanding lurus dengan kehadiran
manusia secara digital. Setidaknya pada 2023, lebih dari 80 persen populasi
dunia akan hadir dalam bentuk online.
Berdasarkan laporan tersebut, kehidupan digital akan terhubung dengan
kehidupan nyata seseorang dan akan terus bertumbuh.
Perusahaan seperti Facebook dan Google pun kini makin mendorong lebih banyak
layanan yang berfungsi untuk menghubungkan banyak orang di seluruh dunia dengan
internet.
4. Ponsel Implan
Teknologi perangkat implan yang kini tengah dikembangkan diprediksi akan
benar-benar hadir pada 2023. Dua tahun setelah itu, sekitar 80 persen responden
memperkirakan ponsel yang diimplan pada tubuh manusia akan tersedia untuk
publik.
Dengan keberadaan teknologi implan, fungsi perangkat hampir dapat dipastikan
lebih akurat. Fungsi komunikasi pun disebut akan melampaui teknologi saat ini.
Hubungan tak lagi menggunakan kata-kata, melainkan gelombang ataupun sinyal
otak.
5. 90% populasi global akan memiliki super komputer mini saat 2023
Peran
PC akan makin tereduksi di masa depan, sedangkan kemampuan smartphone
akan terus ditingkatkan. Karena itu dengan kebutuhan dan mobilitas tinggi,
lebih banyak orang memilih smartphone sebagai perangkat utama.
Di samping itu, harga smartphone pun diprediksi akan semakin murah,
sehingga mempercepat adopsi pengguna. Diperkirakan penetrasi smartphone
akan mencapai 50 persen populasi di dunia pada 2017. Sementara pada 2023,
diperkirakan 90 persen populasi akan terhubung ke internet lewat smartphone.
6. Perjalanan di dunia akan lebih banyak mengandalkan kendaraan
ride-sharing ketimbang kendaraan privat di 2025
Konsep
sharing-economy akan semakin besar terutama didukung dengan kehadiran
aplikasi mobile dan marketplace. Namun untuk sektor
transportasi, konsep tersebut akan berdampak sangat besar.
Layanan semacam Uber, Go-Car, dan GrabCar secara tak langsung dapat mengubah
cara pandang terhadap transportasi dan kepemilikan kendaraan. Di samping itu,
perusahaan otomotif akan memikirkan cara baru dalam model bisnis yang
digunakan.
7. Akses internet
Berdasarkan survei, 79 persen responden memperkirakan pada 2024, sebagian
besar populasi dunia akan memiliki akses internet reguler. Keadaan itu juga tak
terlepas dari upaya beberapa perusahaan seperti Google dan Facebook untuk
menciptakan sebuah solusi untuk menghubungkan 4 miliar orang tanpa akses
internet.
Facebook memiliki program Internet.org dan didukung dengan pengguna drone untuk
memancarkan internet ke Bumi melalui satelit. Sementara Google memiliki Project
Loon yang memanfaatkan balon besar yang melayang di atmosfer untuk
menghubungkan wilayah di dunia.
ADSENSE HERE!



No comments:
Post a Comment