ADSENSE HERE!
Saham adalah salah satu
produk keuangan. Kita mengenal pasar finansial yang terbagi dalam pasar modal
dan pasar uang. Saham termasuk produk pasar modal yang merupakan bukti
kepemilikan kita terhadap perusahaan yang menerbitkan sertifikat saham
tersebut. Saham ada nilai intrinsik maupun nilai aktualnya. Untuk bertransaksi
saham juga ada aturan main tersendiri.

Beberapa
tips cara bermain saham :
* Perlakukan saham sebagai “human”, bukan dipahami semata-mata ”by the book” saja. Lihat juga orang-orang yang mengelolanya, pemain di belakangnya (market maker, player, follower) dan karakteritik masing-masing, baru kemudian masuk ke analisis dan tools yang digunakan.
* Jangan sepenuhnya percaya pada data-data keuangan, apalagi yang belum diaudit dan/atau belum disahkan oleh Bapepam. Indonesia adalah salah satu contoh emerging market, dan karakteristik utama dari pasar seperti ini adalah data yang seringkali unreliable. Jadi, tetaplah bersikap konservatif dan hati-hati.
*
Ada baiknya Anda mulai dengan mengoleksi saham-saham blue chip yang turun
harganya karena sentimen right issue. Tak apa, dalam waktu yang tidak terlalu
lama, biasanya harganya segera terkoreksi dan merangkak naik. Return
saham-saham blue chip biasanya average, tapi cukup layak untuk dipegang dalam jangka
waktu lama.
*
Anda juga bisa mengikuti aksi yang dilakukan para bandar. Bermainlah bisnis
online sedikit dengan saham gorengan. Biasanya, saham ini tidak terlalu banyak
peredarannya sehingga mudah dikatrol dan dipermainkan harganya. Ciri-cirinya,
volume transaksi saham ini cukup besar dan nilainya turun tapi kemudian
perlahan-lahan naik. Sekali lagi, hati-hati karena tren bisa segera berbalik
dengan cepat dan gunakan hanya jika ada uang berlebih.
*
Disiplin. Tetapkan batas atas dan batas bawah. Misalnya, 33% di atas dan 5% di
bawah. Taati aturan itu dan jangan sekali-kali mengikuti nafsu dan emosi Anda.
Kalau Anda berani mengambil resiko, tidak apa-apa tanpa cut loss, kecuali 1)
Anda pakai margin, 2) harga saham sudah tergolong tinggi, dan 3) ketika Anda
masuk, harga atau tren berbalik arah.
*
Tekun dan geluti secara serius. Lakukan analisis dan review portofolio secara
berkala. Saya sarankan untuk memegang tidak lebih dari 9 jenis saham saja.
Fokus pada maksimal 3 saham dan hold 1-2 saham untuk tetap dipegang untuk satu
tahun. Kemampuan manusia terbatas, jadi baiknya jangan terlalu greedy.
*
Belajar fundamental ekonomi global dan emiten tertentu adalah suatu keharusan.
Lebih baik lagi jika Anda juga mengikuti selalu berita nasional dan mengamati
korelasinya dengan gerakan di bursa.
*
Simak karakteristik unik bursa. Misalnya, biasanya ada kecenderungan naik
sekitar April-Mei sebagai antisipasi publikasi laporan keuangan dan pembagian
dividen (sell). Sebaliknya, pada bulan September-Oktober seperti sekarang,
biasanya kecenderungan turun karena sepi, tidak ada berita dan aktivitas (buy).
Sementara pada akhir tahun ada kecenderungan naik, sebagai antisipasi window
dressing dan menyambut january effect (sell). Pada bulan Februari-Maret,
biasanya terjadi koreksi pasca window dressing dan january effect (buy). Begitu
seterusnya.
*
Broker juga manusia. Ajak mereka makan siang dan make friendship. Lakukan saja
dengan tulus. Jangan pernah mengharapkan Anda akan mendapatkan insider
information dari sini. Selain tidak etis, hal itu juga melanggar hukum
(ilegal).
*
Mohon bimbingan yang di atas. Percayalah bahwa banyak variabel yang berpengaruh
tetapi berada di luar kendali kita. Di situlah peran tangan Tuhan berkuasa. Dan
ketika Anda mendapatkan gain, jangan lupa sumbangkan sebagian dari apa yang
Anda terima dan tetaplah bersikap rendah hati. Investor besar yang saya tahu
rata-rata orang yang low profile, sederhana, dan tidak suka banyak bicara.
Informasi,
analisis/strategi, sikap mental dan emosi, serta luck, tetap merupakan faktor
utama yang menunjang keberhasilan Anda
Sumber Link : http://www.carabermainsaham.com/belajar-bermain-saham/
ADSENSE HERE!


This comment has been removed by the author.
ReplyDelete